Bijaklah
Terkadang tawa mengingatkan luka Terkadang senyum hanyalah pemanis bibir belaka Terkadang sejenak memejamkan mata menandakan rindu yang teramat melekat Terkadang pula sedikit menganggangkat kepala hanyalah sekedar menahan air mata mata agar tak tertumpah begitu saja jika memang masih sanggup silahkan teruskan jika akhirnya kamu lelah lepaskan jika masih berat melepaskan maka biarkan saja waktu yang akan mementukan dititik mana kamu harus berhenti menjaga ketulusan dan kemurnian hati tidaklah mudah jadi bijaklah dalam bersikap dalam menentukan jalan mana yang akan kau ambil jangan sampai ketulusan dan kemurnian hatimu ternodai sebab egomu sendiri